Benarkah Rizal Ramli Keliru tentang Ocehannya ?

0
Benarkah Rizal Ramli Keliru tentang Ocehannya ?
0 (0%) 0 votes
Pulsa Listrik

Khalayak dihebohkan melalui pemberitaan mengenai ocehan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli tentang mafia dibalik sistem PLN berbasis prabayar. Pemberitaan ini dimulai dari ocehan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya yang baru dilantik 12 Agustus lalu ini tentang permasalahan pengisian daya listrik berbasis pulsa. Rizal Ramli mengungkapkan, “Saat mereka beli pulsa Rp 100 ribu, listriknya hanya Rp 73 ribu. Kejam sekali itu 27 persen disedot oleh provider yang setengah mafia!” Ocehannya ini yang kemudian menjadi pergunjingan di kalangan masyarakat. Salah satunya adalah terkait dengan perhitungan pulsa listrik yang Beliau jabarkan. Perhitungan tersebut disinyalir keliru karena bukan begitu pada kenyataannya.

 

http://static.inilah.com/data/berita/foto/2229076.jpg

http://static.inilah.com/data/berita/foto/2229076.jpg

 

Ocehan Rizal Ramli tersebut juga mendapatkan respon bantahan dari Faisal Basri yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Faisal Basri pun menjelaskan secara jelas perhitungan pulsa listrik yang keliru dijabarkan oleh Rizal Ramli. Pada akhirnya pada perhitungan dengan simulasi pelanggan merupakan golongan R1-1300 VA diperoleh hasil 70 kWh yang akan didapatkan oleh pelanggan. Jika dijadikan rupiah maka pelanggan mendapatkan Rp 94.726,-. Hasil ini tentunya berbeda jauh dengan ocehan Rizal Ramli yang mengatakan bahwa pelanggan hanya memperoleh 73 ribu rupiah. Setelah dikonfirmasi kembali, Rizal Ramli mengatakan bahwa ini biar menjadi tugas PLN dan yang terpenting harus transparan. Beliau juga menambahkan bahwa kiranya PLN dapat memberikan kebijakan kepada pelanggan untuk memilih sistem prabayar atau pascabayar. Seperti yang telah diketahui bahwa saat ini setiap rumah baru memang harus menggunakan PLN berbasis prabayar.

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori