Inilah Arokat Kuburan Yang Menjadi Tradisi Warga Bangkalan

Mereka yang membersihkan adalah warga sekitar kompleks atau warga luar desa yang leluhurnya di makamnkan di tempat pemakaman tersebut.
0
Inilah Arokat Kuburan Yang Menjadi Tradisi Warga Bangkalan
0 (0%) 0 votes
arokat

Bersih-bersih kompleks pemakaman umum di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur sudah biasa dilakukan setiap menjelang puasa. Hal itu dinamakan Arokat. Menjelang puasa, pemakaman umum disana tampak asri. Tak ada rumput liar, pagar makam pun kembali di cat putih. Ada juga nisan yang di cat ulang dan diberi nama agar masih mudah dicari saat keluarga datang takziyah.

 

Mereka yang membersihkan adalah warga sekitar kompleks atau warga luar desa yang leluhurnya di makamnkan di tempat pemakaman tersebut. Waktu pemersihan, Arokat ini tidak pasti. Bisa dilakukan pagi, siang atau sore hari. Pria dan wanita dibebaskan datang ke tempat pemakaman. Ada yang bawa cangkul dan arit.

 

Arokat Kuburan

 

ziarah
Source: tuntunansholat.com

 

Semula, mereka membersihkan rumput di makam leluhur masing-masing, barulah setelah itu melakukan bersih-bersih ke seluruh tempat pemakaman.

 

“Kalau ada makam, tapi jarang dibersihkan keluarga, kami bersihkan juga, pokoknya harus bersih,” kata Saniman, salah satu warga Desa Parseh.

Source: ramadan.tempo.co

 

Selain itu, masing-masing warga juga akan membawa tumpeng lengkap dengan lauk pauknya ke makam. Biasanya akan terkumpul enam sampai tujuh tumpeng. Hal itu dilakukan karena, menurut Saniman, tumpeng tersebut akan dikumpulkan di tempat lapang. Warga juga akan mengundang ustad untuk meminpin pembacaan tahlil bersama-sama di pemakaman.

 

Arokat Kuburan

 

arokat
Source: tongkronganislami.net

 

Usai tahlil, para wanita yang ada akan membagikan tumpeng kepada warga yang hadir. Biasanya, satu tumpeng cukup dibagikan untuk delapan orang dengan dibungkus daun pisang.

 

“Terserah, ada yang makan di tempat, ada juga yang dibawa pulang,” ujar Saniman.

Source: ramadan.tempo.co

 

Tokoh masyarakat disana, Rama Juri, mengatakan tradisi arokat ini sudah biasa dilakukan turun-temurun. Bedanya, dulu yang hadir bisa sekampung namun kini hanya segelintir orang.

 

Arokat Kuburan

 

arokat kuburan
Source: tempo.co

 

“Sekarang jamannya sibuk, jarang punya waktu untuk datang,” kata dia.

Source: ramadan.tempo.co

 

Meski demikian, dengan adanya banyak anak kecil yang datang ke makam biarpun hanya bermain, Rama Juri optimis tradisi arokat bisa tetap lestari.

 

“Dengan hadir saja, mereka akan ingat terus, kalau mau puasa bersih-bersih makam,” kata dia.

Source: ramadan.tempo.co

 

Kebersamaan antar sesama yang sudah jarang ditemui ya. Bagaimana menurutmu?

 

Source: tempo.co

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori