Alquran Dari Kulit Kayu Berusia Ratusan Tahun Ditemukan

Ketika ditemui sejumlah wartawan, Nurdin Gogo pun menjelaskan bahwa benda suci itu dibawa oleh Sultan Iang Gogo bersama dengan empat orang saudaranya.
0
Alquran Dari Kulit Kayu Berusia Ratusan Tahun Ditemukan
0 (0%) 0 votes
al quran

Sebuah Al Quran yang terbuat dari bahan kulit kayu yang diduga berusia ratusan tahun masih tersimpan rapi di rumah salah satu warga di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Kitab suci agama Islam ini berisikan ayat-ayat Al Quran lengkap 30 juz (114 surat) dengan pembungkus berupa kotak kayu dan tersimpan di rumah Nurdin Gogo (32) yang merupakan turunan dari Sultan Iang Gogo asal Ternate, Maluku.

 

Ketika ditemui sejumlah wartawan, Nurdin Gogo pun menjelaskan bahwa benda suci itu dibawa oleh Sultan Iang Gogo bersama dengan empat orang saudaranya yakni Ilyas Gogo, Djou Gogo, Boi Gogo dan Kimales Gogo. Mereka juga membawanya dari Ternate dengan misi penyebaran agama Islam ke Alor.

 

Nurdin pun melanjutkan ceritanya pada masa Kesultanan Baabulah, lima bersaudara yang berlayar dari Ternate dengan menggunakan perahu layar bernama “Tuma Ninah” yang memiliki arti berhenti atau singgah sebentar.

 

Akhirnya, kelimanya pun menyinggahi daratan Alor untuk pertama kalinya di Vetelei, Tanjung Bota, Desa Alila, Kecamatan Alor Barat Laut.

 

Al Quran dari Kulit Kayu

 

al quran
Source: kompas.com

 

“Karena merasa haus, mereka mencari air di sekitar pantai, tetapi tidak menemukannya. Oleh karena itu, Bapak Iang Gogo menusukan tongkatnya ke pasir, yang kemudian memancarkan air tawar dan bisa memuaskan dahaga mereka. Hingga saat ini, mata air tersebut masih ada dan terletak di Bota, Desa Alila dan diberi nama mata air Benoa,” ujarnya.

Source: regional.kompas.com

 

Lalu, mereka berlima pun meneruskan bahwa perjalanannya kembali dan singgah di suatu tempat bernama Tang-tang (sekarang Desa Aimoli) yang kemudian bertemu dengan Raja Baololong (Raja Bungabali).

 

Mereka pun saling bertukar cinderamata. Lima Gogo bersaudara pun memberikan sebuah Nekara atau Al Quran dari kulit kayu sementara raja Baololong menghadiahkan pisau khitan.

 

“Diperkirakan usia Al Quran kulit kayu ini lebih dari 500 tahun. Namun bisa usianya lebih dari itu, karena menurut orang-orang dari kerajaan di Ternate, Al Quran ini berusia lebih dari 800 tahun, terhitung sejak dibawa keluar dari Ternate,” jelas Nurdin yang mengaku generasi ke-14 dari Sultan Iang Gogo.

Source: regional.kompas.com

 

Nurdin juga bercerita bahwa Pemerintah Daerah Alor sendiri berencana untuk memindahkan Al Quran tersebut ke museum daerah. Namun, ia menolak bersama kerabatnya dengan pertimbangan bahwa Al Quran tua tersebut merupakan salah satu peninggalan sejarah yang menjadi bukti penyebaran agama Islam dari para leluhur mereka dari Ternate.

 

“Kami masih tetap simpan di sini dan untuk kondisinya masih baik. Kami pun khawatir kalau dipindahkan ke museum justru kondisinya akan rusak karena digunakan bahan pengawet,” jelas Nurdin.

Source: regional.kompas.com

 

Wah, semoga bisa terus terjaga ya. Bagaimana menurutmu?

 

Source: kompas.com

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori