Baca Alasan Wanita Yang Mengancam Meledakkan Kantor Pertamina!

Nurul merasa kesal karena kejadian yang sudah berlangsung setahun lalu itu terus saja diungkit-ungkit oleh sesama pegawai di tempat ia bekerja, sehingga membuatnya
0
Baca Alasan Wanita Yang Mengancam Meledakkan Kantor Pertamina!
0 (0%) 0 votes
Tim Gegana dari Detasemen B Brimob Polda Jatim bersiap meledakkan sebuah benda yang diduga bom di depan Yayasan Pendidikan Karmel, Malang, Jawa Timur, Rabu (20/4). Kepolisian setempat masih menyelidiki serpihan dan asal benda yang diduga bom tersebut. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/Spt/16.

Seorang wanita berhijab membuat kehebohan dengan mengancam akan meledakan kantor Pertamina Wilayah IV Semarang, Jawa Tengah dengan bom. Akibat ancaman tersebut, seluruh pegawai berhamburan keluar hingga di evakuasi oleh Tim Gegana Brimob Polda Jawa Tengah.

 

Penyisiran dilakukan disetiap sudut gedung Pertamina. Lahan parkir, ruangan, serta setiap kendaraan yang ada disekitar gedung tak luput dari pemeriksaan tim Gegana. Namun, Tim Gegana Brimob Polda Jawa Tengah tak menemukan benda mencurigakan.

 

 

 

Pelaku teror diamankan polisi

 

 

 

nurul fazriSource: Detik

 

 

Tidak berhasil menemukan benda yang dicari, pihak kepolisian lantas berusaha melacak nomor pelaku yang mengirimkan pesan teror tersebut. Tak butuh waktu lama, Polrestabes Semarang akhirnya berhasil meringkus pelaku teror yang mengancam akan meledakkan kantor Pertamina.

 

Diketahui pelaku bernama Nurul Fazri (38) warga Gunungpati Semarang yang tak lain adalah pegawai Koperasi Pertamina Persadan IV. Nurul mengaku nekat mengirim SMS berisi ancaman teror tersebut karena merasa sakit hati karena dituduh menggelapkan uang oleh rekan kerjanya.

 

Nurul merasa kesal karena kejadian yang sudah berlangsung setahun lalu itu terus saja diungkit-ungkit oleh sesama pegawai di tempat ia bekerja, sehingga membuatnya tak tahan.

 

“Saya menyelesaikan secara kekeluargaan tapi tetap ditolak. Setiap ketemu orang di kantor itu diomong-omongin. Jadi setiap orang datang ke kantor itu nanyain saya apa benar memakai uang Rp 25 juta apa enggak, padahal sudah saya tutup tapi dikembalikan,” kata Nurul kepada wartawan.

Source: metrosemarang.com

 

Saat ditanya bagaimana cara ia melakukan aksinya Nurul mengaku Ia mengirim SMS teror setelah membeli kartu perdana di kios pulsa yang dijaga Joko Purnomo (50) warga Dukuh Gisiksari RT 4 RW 4, Sadeng, Gunungpati sekitar pukul 07.30. Setelah membeli pulsa, Nurul kemudian berangkat kerja dan berhenti di daerah Bergota untuk mengirim pesan teror dan membuang sim card di selokan dan melanjutkan perjalanan ke kantornya.

 

“Kan saya sudah saking pusingnya, saya juga di kantor dipojok-pojokkan,” terangnya.

Source: metrosemarang.com

 

Sementara itu, juru bicara PT Pertamina, Suyanto membenarkan adanya SMS berisi ancaman yang diterima oleh salah satu pegawai. Menurut Suyanto, SMS ancaman tersebut diterima sekitar pukul 07.30 WIB.

 

“Diterima salah satu pegawai sekitar pukul 07.30 WIB, melalui SMS. Tidak spesifik bom, tapi ancaman meledakkan,” ucapnya.

Source: www.kanalaceh.com

 

Berawal dari situ, pihaknya langsung meneruskan SMS ancaman tersebut ke polisi untuk ditindaklanjuti.

 

 

 

Source : Metrosemarang

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori