Ahok Pertimbangkan Untuk Menghapus Aturan Three in One

Sebenarnya enggak perlu ada three in one juga. Kalau orang pada bawa-bawa bayi begitu, dikasih obat bayinya biar enggak mengganggu yang membawa mobil.
0
Ahok Pertimbangkan Untuk Menghapus Aturan Three in One
0 (0%) 0 votes
29032016 Ahok 3 in 1

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok tengah mengkaji penghapusan three in one di berbagai kawasan di Jakarta. Hal ini dilakukan lantaran Ahok menilai adanya dampak negatif yang terjadi akibat dari sistem three in one. Salah satunya banyaknya joki three in one yang membawa anak-anak dibawah umur.

 

“Sebenarnya enggak perlu ada three in one juga. Kalau orang pada bawa-bawa bayi begitu, dikasih obat bayinya biar enggak mengganggu yang membawa mobil. Ini kan enggak benar kalau begitu,” kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (28/3/2016).

Source: megapolitan.kompas.com

 

Lagi pula, menurut Ahok, nantinya Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan sistem electronic road pricing (ERP) di jalan protokol. Dengan demikian, sistem three in one tidak perlu diberlakukan lagi.

 

 

 

Gubernur DKI Jakarta Ahok

 

 

 

ahokSource: Repelita

 

 

Dilansir Kompas, Kawasan three in one adalah kawasan pelarangan mobil atau kendaraan roda lebih dari empat yang memiliki penumpang satu atau dua orang melintas di jalan wilayah tertentu dengan ancaman tilang dari polisi.

 

Three in one berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Adapun jam berlaku three in one yakni pukul 07.00 hingga pukul 10.00 dan pukul 16.30 hingga pukul 19.00.

 

 

 

Joki 3 in 1

 

 

 

joki 3 in 1Source: Tempo

 

 

Kebijakan ini untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan protokol. Banyak joki yang menawarkan jasa mereka untuk menumpang hingga melewati kawasan three in one.Disadur dari Viva, Berikut ini kawasan three in one yang tersebar di ibukota Jakarta yang perlu anda tahu :

 

1. Jalan Sisimangaraja, jalur cepat dan jalur lambat

 

2. Jalan Jenderal Sudirman, jalur cepat dan jalur lambat

 

3. Jalan MH. Thamrin, jalur cepat dan jalur lambat

 

4. Jalan Medan Merdeka Barat

 

5. Jalan Majapahit

 

6. Jalan Gajah Mada

 

7. Jalan Pintu Besar Selatan

 

8. Jalan Pintu Besar Utara

 

9. Jalan Hayam Wuruk

 

10. Sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto antara persimpangan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Gerbang Pemuda ( Balai Sidang Senayan ) sampai dengan persimpangan Jalan HR. Rasuna Said – Jalan Jenderal Gatot Subroto pada jalan umum bukan tol.

 

Untuk mobil-mobil barang dengan jumlah berat 5.501 kilogram atau lebih yang bermuatan maupun tidak, dilarang melintasi kawasan three in one pada pukul 06.00 – 20.00.

 

Dan mobil-mobil barang dengan jumlah berat di bawah 5.501 kilogram, mobil bus, dan sepeda motor dilarang melintasi jalur cepat pada ruas-ruas jalan, sebagai berikut :

 

1. Jalan Sisimangaraja

 

2. Jalan Jenderal Sudirman

 

3. Jalan MH. Thamrin

 

Pada jalan-jalan yang tidak mempunyai jalur lambat, diwajibkan mempergunakan lajur 1 dan 2 paling kiri. Ini daftar lokasi yang mesti diketahui.

 

1. Jalan Medan Merdeka Barat

 

2. Jalan Majapahit

 

3. Jalan Gajah Mada

 

4. Jalan Hayam Wuruk

 

5. Jalan Pintu Besar Selatan

 

6. Jalan Pintu Besar Utara

 

Penetapan kawasan pengendalian lalu lintas dan kewajiban mengangkut paling sedikit tiga orang penumpang per kendaraan pada ruas-ruas jalan tertentu ini berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 4104/2003 Tanggal 23 Desember 2003.

 

Source : Kompas

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori