Ini Sindiran Ahok ke Anies Supaya Anies Tidak Malu-maluin

Ahok menilai Anies beserta tim suksesnya tidak megetahui akar masalah yang selama ini terjadi di kawasan Tanah Merah sehingga berani mengiyakan permintaan
0
Ini Sindiran Ahok ke Anies Supaya Anies Tidak Malu-maluin
0 (0%) 0 votes
Basuki-Tjahaja-Purnama-1

Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru saja menandatangani kontrak politik dengan warga Tanah Merah. Salah satu isi dari kontrak politik tersebut yakni Anies diminta melegalisasi kampung-kampung di Jakarta yang dianggap ilegal oleh pemerintah.

 

Menanggapi kontrak politik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pun angkat bicara. Ahok memberikan masukan kepada Anies untuk tidak sembarangan membuat janji politik tanpa disertai data yang valid.

 

Ahok menilai Anies beserta tim suksesnya tidak megetahui akar masalah yang selama ini terjadi di kawasan Tanah Merah sehingga berani mengiyakan permintaan tak masuk akal warga.

 

 

“Jangan sampai karena datanya dibohongi dari timses, atau bukan dibohongi tapi karena datanya tidak benar, akhirnya menyampaikan dan melakukan sesuatu yang merugikan dan mempermalukan diri sendiri,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/10).

Source: www.cnnindonesia.com

 

Ahok pun meminta Anies Baswedan untuk datang ke Balai Kota untuk meminta data tentang Tanah Merah. Menurut Ahok data tersebut bisa gunakan siapa saja.

 

“Pak Anies, timsesnya itu datanglah ke Balai Kota, minta ke Bappeda semua. Semua open data, semua ada. Kasihan kalau sampai ngomong sesuatu janji yang tidak mengerti masalahnya,” tutur Ahok.

Source: www.cnnindonesia.com

 

Namun, saat ditanya terkait masalha di Tanah Merah Ahok enggan menjawab pertanyaan tersebut.

 

“Enggak usahlah kamu tanya lagi, saya enggak enak,” ucap Ahok.

Source: megapolitan.kompas.com

 

Sebagaimana diketahui, guna mencari dukungan bakal calon gubernur dari Gerindra dan PKS telah membuat kesepakatan dengan warga Tanah Merah. Janji-janji tersebut akan ditunaikan Anies-Sandi saat keduannya berhasil keluar sebagai pemenang di Pilkada DKI Jakarta.

 

Berikut isi kontrak politik yang ditandatangani Anies dengan warga Tanah Merah

 

#1. Pemenuhan dan perlindungan hak-hak warga kota meliputi

 

a. Melegalisasi kampung-kampung yang dianggap ilegal. Kampung-kampung yang sudah ditempati warga selama 20 tahun dan tanahnya tidak bermasalah, akan diakui haknya dalam bentuk sertifikasi hak milik.

 

b. Permukiman yang kumuh tidak digusur, tapi ditata seperti kampung tematik atau kampung deret. Permukiman kumuh yang berada di atas tanah negara akan dilakukan negosiasi yang melibatkan masyarakat. Gubernur akan menjadi mediator supaya warga tidak kehilangan hak atas tanah sesuai dengan UUD 1945 & UU Pokok Agraria 1960.

 

c. Perlindungan dan penataan ekonomi informal: PKL (pedagang kaki lima), becak, nelayan tradisional, pekerja rumah tangga, asongan, pedagang kecil dan pasar tradisional.

 

d. Tetap mempertahankan kebudayaan dan kearifan lokal yang sudah ada dan tumbuh di kampung-kampung Jakarta

 

#2. Mengkaji ulang dan merivisi Peraturan Daerah RT/RW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Provinsi DKI Jakarta dalam hal zonasi peruntukan yang sudah menjadi perkampungan tidak berubah fungsi menjadi pusat perniagaan, apartemen, taman terbuka hijau. Lebih mengutamakan kepentingan warga masyarakat yang sudah menghuni lebih dari 20 tahun.

 

#3. Keterbukaan dan penyebarluasan informasi kepada warga kota.

 

Sumber : Kompas

Hello Comment 1Sort by


user Anonim
2016/10/10 05:37

Lha biasa obral janji.Lidah kan tdk bertulang.Nanti kalo terpilih karena sdh sebarkan tipuan gombal.kqn yg CILaka Sat Pol.Logikanya juga ya kalo jago kenapa hingga di HENGKANGkan JKW dr Kabinet ???

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori