Ada Campur Tangan Disney di Film Battle of Surabaya?

0
Ada Campur Tangan Disney di Film Battle of Surabaya?
0 (0%) 0 votes
bos

Bagi yang baru pertama kali nonton, pasti kamu bakal bingung melihat tayangan versi anime ini berjudul sangat khas Indonesia:  Battle of Surabaya.  Tapi jangan salah lho, ini karya anak bangsa.  Studio animasi MSV Pictures yang bermarkas di Yogyakarta berhasil membantah teori bahwa film animasi lokal itu jelek, bahkan sebetulnya bisa merebut hati pemirsa di dunia.

 

Aryanto Yuniawan selaku sutradara mengatakan format penceritaan Battle Surabaya mengadopsi formula Hollywood.  Disney ikut campur tangan dalam pembuatan film ini, bahkan mereka yang menyarankan agar menggunakan formula Hollywood.  Selain itu, Disney juga memberi saran agar mempekerjakan orang-orang berbakat yang loyal agar produksi lebih rapi dan hal-hal rahasia tidak bocor.  Alasan Disney Pictures merangkul studio ini lantaran ingin menggarap perfilman di kawasan Asia Pasifik.

 

battle of surabaya source: cnnindonesia.com

 

Film itu sendiri berkisah alur flashback, bukan linear.  Cerita masa lalu yang menjadi masalah di masa depan bisa memunculkan konflik yang harus dibenahi oleh karakter utama yang unik. Tapi bukan berarti dengan formula seperti ini, sejarah Indonesia hanya menjadi tempelan.  Justru film ini menjadi media penggugah generasi muda untuk lebih mencintai bangsanya.  Konten lokal yang diselipkan bukan kesukuan, melainkan hal bersifat nasional.  Rasa kebangsaan tidak harus selalu menonjolkan suku, ras, dan agama.  Karena menurut produser, M. Suyanto, film Battle of Surabaya adalah film untuk orang Indonesia dan dunia.

 

Pihaknya ingin agar film ini mendapat apresiasi penonton lokal.  Jika sukses, minimal animasi Indonesia tidak tertinggal jauh dari negara-negara Asia lain.  Film ini sendiri berkisar pada pasca kemerdekaan Indonesia, tetapi kemerdekaan tersebut masih diganggu tentara Inggris yang menduduki Surabaya.  Peristiwa ini dikenal sebagai Peristiwa 10 November.

 

Tetapi yang menjadi tokoh utama bukan Bung Tomo, melainkan Musa, anak berusia 14 tahun yang bekerja sebagai penyemir sepatu dan kurir surat sekitar 1945.  Dengan kecerdasannya, Musa membantu pejuang-pejuang nasional untuk mengamankan kemerdekaan.  Aksinya tidak selalu mulus karena ia harus berhadapan dengan drama keluarga dan pertemanan. Mau nonton trailernya dulu?

 

Seperti apa ya kelanjutannya?  Jangan lupa nonton dan bagikan artikel, ya!

 

Hello Comment 39Sort by


user Hyacint...
2016/04/13 11:31

Very nice article and straight to the point. I am not sure if this is in fact the best place to ask but do you people have any thoughts on where to get some professional writers? Thank you :)

user Dottie ...
2016/03/26 21:57

Hi there, You've done an incredible job. I’ll certainly digg it and personally suggest to my friends. I am confident they'll be benefited from this site.

user securit...
2016/02/23 17:41

She is amazing, we would have more news about it if she would fell onto the floor during awards

user securit...
2016/02/21 21:39

Your webpage is attractive Remember to retain bring up to date

user bay win...
2016/01/09 23:47

Thank you for your great article. I look forward to reading more from you.



Load more comment...
Load more all comment...

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori