5 Tempat Wisata Di Jantung Lombok Yang Wajib Dikunjungi

Tempat wisata di lombok ada juga yang berada di pusat kota Mataram. Tercatat ada 5 tempat wisata yang wajib dikunjungi oleh para traveller. Apa saja? Simak yuk!
0
5 Tempat Wisata Di Jantung Lombok Yang Wajib Dikunjungi
0 (0%) 0 votes
Tempat Wisata Pura Taman Mayura

Kota Mataram adalah jantungnya Lombok. Di sekitar Kota Mataram, ada beberapa tempat wisata yang amat terkenal di Pulau Lombok. Tempat wisata yang dimaksud misalnya Pura Meru, Museum Nusa Tenggara Barat, Makam Loang Baloq, Taman Mayura, dan Makam Jenderal van Ham.

 

 

Museum Nusa Tenggara Barat

 

Museum Nusa Tenggara Barat (NTB) disebut sebagai juga dengan Museum Lombok. Tempat wisata ini terletak di pusat Kota Mataram. Tempat ini dirintis sejak tahun 1976, tetapi baru diresmikan pada 23 Januari 1982. Koleksi Museum ini ada sekitar 7513 buah. Koleksinya ada yang berupa peninggalan masa prasejarah. Museum ini tidak hanya berisikan peninggalan suku di Lombok dan Sumbawa saja, tetapi juga peningalan dari bangsa Cina yang pernah singgah di Lombok untuk berdagang.

 

Bagian depan Museum Lombok ada ruangan lobi dan buaya muara awetan sepanjang 4,1 Meter yang berada di dalam kotak kaca. Sisi kanan juga kiri lobi ini, ada lukisan tentang kesenian Pulau Lombok dan juga Sumbawa. Setelah lobi, ada 2 gedung utama.

 

Di gedung pertama, ada miniatur Pulau Lombok dan juga Sumbawa.Di antara gedung pertama dan gedung kedua ada koridor penghubung yang pendek. Di tengah koridor terdapat miniatur Candi Borobudur dan juga Candi Prambanan. Gedung kedua berukuran lebih besar daripada gedung pertama. Di gedung kedua ada beberapa manequin pasang pengantin yang memakai pakaian tradisional Suku Bima, Sasak, Sumbawa, dan Bali.

 

 

Pura Mayura

 

Pura Mayura dibangun sekitar tahun 1744. Pura ini dibangun oleh Raja A.A. Made Karangasem yang menandai kekuasaan kerajaan Bali di Pulau Lombok. Nama awalnya bernama Taman Kelepug. Nama ini berasal dari suara “klepug… ”. Suara yang menandakan aliran air yang jatuh ke kolam. Nama diganti oleh A.A. Ngurah Karangasem ketika taman direnovasi sekitar tahun 1866.

 

Nama Mayura berasal dari bahasa Sansekerta. Artinya adalah “burung merak”. Nama ini diambil sebagai penghargaan terhadap burung merak yang kala itu digunakan untuk mengusir ular liar yang berkeliaran di pura. Pura Taman Mayura berlokasi dekat dengan daerah Cakranegara, Mataram. Traveller dapat mencapai Pura Taman Mayura ini dengan kendaraan pribadi dan juga umum. Pura ini hanya berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota.

 

Taman Mayura memperlihatkan kombinasi suasana yang unik. Ada suasana alam yang asri, religius, dan bersejarah. Taman ini terdiri dari dua bagian, yaitu taman dan pura. Area taman memperlihatkan penataan yang rapi. Di sekeliling taman ada pohon Manggis. Ada juga sebuah kolam dengan sebuah bangunan di tengahnya. Di area pura, ada empat pura utama. Namanya adalah Pura Padmasana, Pura Gunung Rinjani, Pura Ngelurah, dan Pura Gedong. Pura Gedong paling sering digunakan untuk menjalankan tradisi beribadat umat Hindu dari berbagai penjuru dunia. Keterkenalan Pura Gedong membuatnya mendapatkan nama lain, yaitu Pura Jagad Rana.

 

 

Pura Meru

 

Obyek wisata Pura Meru adalah pura yang paling besar di Pulau Lombok. Arsitektur pura ini cukup unik berupa Meru dengan atap yang bertingkat. Pura Meru ini diketahui dibangun pada abad ke-18. Pembangunannya dilakukan oleh orang-orang dari 33 desa di Pulau Lombok. Pura Meru dapat dicapai dengan sangat mudah. Pura ini dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi dan juga angkutan umum. Angkutan umum yang dapat dipakai untuk mencapai tempat wisata ini adalah angkutan umum jurusan Ampena-Sweta yang beral dari Kota Mataram.

 

 

Makam Jendral Van Ham

 

Senang dengan wisata sejarah? Ini dapat dilakukan juga di Lombok. Anda dapat mengunjungi peninggalan kerajaan yang pernah berkuasa di Lombok. Anda juga dapat mengunjungi makam orang-orang yang terkenal di masa lalu. Salah satunya adalah makam PPH Van Ham.

 

Orang ini adalah seorang Jendral yang berasal dari Belanda. Ia datang ke Pulau Lombok pada Agustus tahun 1894. Ia dimakamkan di Mataram. Ia dimakamkan di pemakaman umat Hindu, Karang Jangkong. Lokasi pemakaman jendral yang satu ini sangat strategis. Lokasinya berjarak sekitar 30 m dari Mataram Mall. Lokasi ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum dan atau pribadi.

 

 

Makam Loang Baloq

 

Makam Loang Balog berlokasi di Kelurahan Tanjung Karang. Jaraknya kurang lebih 6km dari Kota Mataram. Travelling ke tempat ini dapat ditempuh melalui jalan lingkar Mataram, bisa dari arah Cakranegara dan atau dari arah Kota Ampenan.

 

Namanya berasal dari bahasa Sasak Lombok. Artinya adalah Lubang Buaya. Dinamakan demikian karena lokasinya ditumbuhi sebuah pohon beringin yang berlubang tempat berdiam Buaya yang kabarnya berumur ratusan tahun. Makam ini merupakan kawasan pemakaman dengan puluhan jasad. Makam Loang baloq ini punya keistimewaan berupa 3 makam istimewa. Makam yang dimaksud adalah Makam Anak Yatim, Makam Ulama Maulana Syekh Gaus Aburrazak, dan Makam Datuk Laut.

 

 

Sumber : id.lombokindonesia.org/

 

 

Sumber : wisatadilombok.com

 

 

Sumber : infolombok.net

Hello Comment 1Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori