21 Februari, Kantong Plastik Belanja Dikenakan Biaya

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menargetkan sampah plastik berkurang hingga 1,9 ton dalam setahun melalui pelaksanaan kantong berbayar.
0
21 Februari, Kantong Plastik Belanja Dikenakan Biaya
0 (0%) 0 votes
18022016 Plastik Berbayar

Kebijakan kantong plastik berbayar akan diterapkan di beberapa kota di Indonesia bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional tanggal 21 Februari mendatang. Sebanyak 17 kota di Indonesia akan dijadikan sebagai contoh dalam penerapan kebijakan ini.

 

Ke-17 kota tersebut diantaranya Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon, dan Papua.

 

 

 

Kantong plastik

 

 

 

KLHK_Akan_Terapkan_Kebijakan_Kantong_Plastik_Berbayar_di_17_KotaSource: Greeners

 

 

Dilansir Rimanews, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menargetkan sampah plastik berkurang hingga 1,9 ton dalam setahun melalui pelaksanaan kantong berbayar.

 

“Uji coba pelaksanaan program tersebut dilaksanakan serentak di 22 kota di Indonesia mulai 21 Februari 2016 yang bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional,” kata Kepala Direktorat Pengelolaan Sampah KLHK Sudirman di Bekasi, Sabtu (20/02/2016).

 

Menurut dia, produksi sampah nasional dalam setahun mencapai 64 juta ton berasal dari berbagai jenis.

 

“Sekitar 14 persen di antaranya merupakan sampah plastik yang beratnya setara dengan 8,9 juta ton,” katanya.

 

Target pengurangan hal tersebut disampaikan Sudirman usai menjadi pembicara pada “Dialog Publik: Mendorong Percepatan Program Energi Baru Terbarukan Pemanfaatan Gas Sampah Menjadi Energi Listrik dan Pembangunan TPA Regional” di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi.

 

 

 

Harus beli

 

 

 

kantong-plastik-bayar-2Source: Rimanews

 

 

Dia mengatakan, pengurangan sampah plastik itu sejalan dengan Recana Pembangunan Jangka Menengah Nasional pemerintah terkait pengurangan sampah nasional sekitar 11 persen pada tahun 2016.

 

“Salah satu upayanya, ialah program pengurangan kantong plastik tersebut,” katanya.

 

 

Sudirman mengatakan, kebijakan program pengurangan sampah plastik ini diberlakukan secara bertahap, pertama kali di tempat perbelanjaan ritel. Setiap kantong plastik yang digunakan pembeli saat berbelanja harus ditebus seharga Rp200 per lembar oleh konsumen.

 

“Kalau pasar tradisional nanti, tentunya kebijakan ini diberlakukan secara bertahap. Implementasinya di ritel juga nantinya akan dievaluasi per tiga bulan,” katanya.

 

 

Jika hasil evaluasi menunjukkan pengurangan sampah plastik pascapemberlakuan program ini tidak begitu signifikan, bisa saja harga plastik dipatok lebih mahal. Uang hasil pembayaran kantong plastik tersebut nantinya diakumulasikan dan dititipkan di ritel untuk dipergunakan pada program kegiatan yang berkenaan dengan kepentingan masyarakat.

 

 

Pemerintah mengklaim kebijakan yang dikeluarkan ini bertujuan untuk mengurangi pemakaian jumlah sampah plastik yang beredar sehari-hari. Namun, jangan sampai kebijakan ini justru salah sasaran hingga akhirnya hanya menjadi kebijakan konyol. Alhasil hanya pengusaha plastik dn ritel yang diuntungkan dengan mendapat rejeki tak terduga dari kebijakan ini. Setujukah kamu dengan kebijakan plastik berbayar ini?

 

Silakan share dan berikan komentarmu.

 

 

Source : Rimanews

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori